Kabaratta.com
amir uskara andi ugi imam fauzan muscab ppp bantaeng ppp bantaeng

Buka Muscab ke-8 PPP Bantaeng, Amir Uskara Sindir Ketidakhadiran Bupati

Seorang Siswa SMA 4 Kepulauan Selayar Babak Belur Dikeroyok Temanya, Enam Diduga Pelaku Diamankan Polisi
Waketum PPP Amir Uskara saat menghadiri Muscab ke-8 DPC PPP Bantaeng di Hotel Kirei Bantaeng, Minggu (26/09)||

SULSELLIMA.COM, BANTAENG  – Wakil Ketua Umum DPP PPP, Amir Uskara secara tegas menyatakan bahwa PPP Bantaeng harga mati harus menambah kekuatan kursi di parlemen. Setelah meraih kursi Ketua DPRD, maka menjadi tugas pengurus dan kader kembali mendudukkan kader PPP sebagai Ketua DPRD dan Bupati Bantaeng untuk periode 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan legislator senayan dua periode tersebut pada pembukaan musyawarah cabang DPC PPP Bantaeng ke-8, Ahad (26/9/2021) di Hotel Kirei Bantaeng.

“Kami berharap pada kontestasi politik pilkada 2024 mendatang jabatan Ketua DPRD dan Bupati Bantaeng dapat diraih dan  disandingkan pada pileg dan pilkada 2024 mendatang,” pinta Amir Uskara.

Dia juga menegaskan, target tujuh kursi DPC PPP Bantaeng di parlemen pada kontestasi politik pileg 2024 mendatang optimis dapat diraih dengan dibarengi kerja ekstra keras untuk meraih puncak.

Dikatakan, kehadiran Andi Ugi sebagai ketua DPC PPP Bantaeng diharapkan dapat dirasakan kepada segenap jajaran pengurus dan kader serta masyarakat dalam rangka ikut mengambil bagian pada proses pembangunan Kabupaten Bantaeng. 

Waketum PPP Amir Uskara membunyikan Gong dalam pembukaan Muscab PPP Bantaeng yang ke-8, Minggu (26/09)||

Khusus pada Muscab ke-8 ini, kata dia, segenap pengurus dan kader PPP Bantaeng mungkin setuju untuk kembali  menduetkan Andi Ugi dan Hamsyah Ahmad sebagai Ketua dan Sekretaris DPC PPP pada kepengurusan yang baru. “Semoga figur Andi Ugi dan Hamsyah Ahmad bisa kembali  dipaketkan pada muscab kali ini,” pintanya.

Hanya saja, Amir Uskara  sempat bertanya-tanya kepada Hamsyah Ahmad sebagai Ketua DPRD, terkait ketidak hadiran Bupati Bantaeng pada muscab PPP ini. 

“Saya cuma bertanya kenapa tidak bisa menghadirkan Bupati Bantaeng pada kegiatan Muscab PPP. Apakah komunikasi kurang baik atau ada keinginan untuk berpaket dengan bupati Bantaeng sekarang,” ucap Amir Uskara dengan nada tanya.

Mantan legislator Kabupaten Gowa itu juga dengan senyum menyatakan kehadirannya pada muscab Bantaeng ini terkesan  dipaksa untuk hadir. 

“Padahal kalau kegiatan muscab seperti ini setidaknya hanya menghadirkan pengurus dari DPW. Tapi bukan itu menjadi soal, sebab Bantaeng  mendapatkan perhatian khusus dari DPW PPP sehingga saya harus hadir di muscab Bantaeng,” tandasnya dengan senyum. 

Sementara Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan, juga berharap PPP dapat memecahkan telur mendudukkan kadernya sebagai Bupati Bantaeng pada 2024. Apalagi dia meyakini target 7 kursi di Bantaeng itu merupakan target minimal, bisa bertambah tapi tidak akan berkurang. 

“Tapi saya ingatkan jangan biarkan anggota legislatif yang ada sekarang merasakan duduk di zona nyamannya. Tapi pastikan seluruh dapil, caleg yang memiliki potensi memiliki suara besar dapat berkompetisi di dapilnya masing-masing,” jelas dia. 

Dia mengaku tidak peduli siapa saja kader maupun pengurus yang akan duduk. Sebab partai memberikan kesempatan kepada siapa saja kader dan pengurus yang mampu bertarung dan meraih kursi di DPRD.

“Mohon tanamkan dalam diri seluruh pengurus dan kader PPP untuk bekerja ekstra menghadapi dan memenangkan pileg 2024. Niatkan dalam hati kader, mulai hari untuk membesarkan partai,” tandasnya.