Kabaratta.com
Agama Artikel Headline Opini

Dear Istri, Jangan Berlaku Kasar pada Suami

Dear Istri, Jangan Berlaku Kasar pada Suami

Kabaratta.com, Religi – Pasang surut hubungan suami-istri dalam sebuah rumah tangga merupakan sesuatu yang wajar, apatah lagi di masa pandemi ini, masa dimana banyak pasangan keluarga mengalami kesulitan ekonomi.

Kendati demikian, seorang istri perlu memperhatikan adab saat bersama suami, di antaranya tidak boleh berlaku kasar, apatah lagi menyakiti perasaan suami yang baru pulang bekerja untuk memenuhi nafkah keluarga.

Dalam hukum Islam, istri berlaku kasar berupa membentak suami masuk ke dalam jenis dosa besar. Sebab, suami adalah sosok pemimpin keluarga yang harus dihormati dan ditaati oleh istri.

Sebagaimana hadis yang diriwayatkan Abu Daud, Al-Hakim dan Tirmidzi menjelaskan, Rasulullah Muhammad SAW  pernah mengatakan bahwa sangat tinggi kedudukan suami untuk istrinya.

“Seandainya saya bisa memerintahkan seorang untuk sujud pada orang lain, pasti saya perintahkan seorang istri untuk sujud pada suaminya.” (HR Abu Daud, Al-Hakim, Tirmidzi).

Diketahui, kebanyakan wanita masuk neraka bukan karena durhaka kepada Allah SWT, melainkan tidak pandai berterimakasih pada suami, tak bersyukur atas rezeki yang diterima, angkat suara dan tidak meminta maaf jika melakukan kesalahan, bahkan seakan-akan tak ada kebaikan suami.

Hal itu berdasarkan hadis Nabi Muhammad, yang diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim, Nabi menjelaskan, sikap istri yang tidak bersyukur kepada suami merupakan sebab banyaknya wanita masuk neraka.

“Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu  dia berkata, Nabi Muhammad bersabda, Neraka telah diperlihatkan kepadaku, ternyata mayoritas penghuninya adalah wanita, mereka kufur (mengingkari). Nabi ditanya, apakah mereka kufur (mengingkari) Allah?, Ia menjawab, Mereka mengingkari suami dan mengingkari perbuatan kebaikan. Jika engkau telah berbuat kebaikan kepada seorang wanita (istri) dalam waktu lama, kemudian dia melihat sesuatu (yang menyakitkannya-red) darimu, dia berkata, Aku sama sekali tidak melihat kebaikan darimu!,” (HR Al-Bukhari  No 29 dan Muslim No 884).

Bersyukur kepada kebaikan suami bukan sekadar mengakui kebaikannya, namun dilakukan dengan hati, lidah, dan anggota badan. Olehnya itu, istri wajib mengakui berbagai kebaikan suami dengan hatinya, mengungkapkan dengan lidahnya, dan melakukan segala yang menyenangkan suaminya dengan anggota badannya.

Penulis: Ahmad

The post Dear Istri, Jangan Berlaku Kasar pada Suami appeared first on Simpul Rakyat.

Related posts

Fakultas Farmasi dan Sains UHAMKA

admin

Nathalie Holscher Dituduh Pacaran Dengan Panji Komara, Ini Respon Sule

admin

Anggota Komisi I DPR RI Dukung Kampanye 'Boikot Saipul Jamil'

admin