Kabaratta.com
Nasional

Diduga Langgar K3 Proyek Reinstalasi Radar Cuaca C Band Maros Menuai Protes Sorot Indonesia

Kabaratta.com — Pekerjaan Reinstalasi Radar Cuaca C Band Maros yang diduga melanggar undang-undang tentang K3 (Keselematan dan Kesehatan Kerja) yang dikerjakan oleh Pt Len Industri (Persero) yang menelan anggaran APBN- TA 2020 (Rp.8,350,600,000,-) dan diawasi langsung oleh konsultan pengawas oleh PT. Gumilang Sajati Engineering Consultant.

Ketua Lsm Sorot Indonesia Ismar SH mengatakan bahwa ia menduga proyek tersebut diduga kuat melanggar K3 (Keselamatan dan kesehatan kerja) yang jelas diatur diundang-undang No. 1/1970 dan No 23/1992 tentang keselamatan dan kesehatan kerja.

“Kami menemukan bahwa pekerja proyek Reinstalasi Radar Cuaca C Band Maros tidak menggunakan Jaket Safety, Helm Safety, Sepatu Safety, dan Sarung Tangan seperti yang diatur diundang-undang K3,”Jelasnya.

Pekerja Yang Tidak Menggungakan Safety Belt

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya menduga perusahan raksasa ini tidak memperhatikan keselamatan pekerjanya, pasalnya hasil temuannya dilapangan hampir semua pekerja tidak menggunakan K3.

“Kami menemukan di lokasi proyek para pekerja tidak menggunakan K3 dan ini bisa membahayakan keselamatan para pekerjanya yang mayoritas orang luar pulau sulawesi,”Tegasnya.

Ismar juga mengatakan bahwa dirinya akan melaporkan kelalaian perusahaan raksasa tersebut ke pihak terkait.

“Dalam waktu dekat kami akan melaporkan pelanggaran K3 dan kelalaian yang diduga dilakukan oleh Pt Len Industri (Persero) pada pekerja Proyek Reinstalasi Radar Cuaca C Band Maros,”Tutupnya.

(Noer Fajriansyah)

Related posts

Kolaborasi Antar Stakeholder, Wabup Sidoarjo Bersama Pasmar 2 Tinjau Vaksinasi di Desa Pabean Sedati

admin

RS Darurat TNI AD Mamuju Tangani Operasi Patah Tulang Korban Gempa

adminredaksi

Di Poltekpel Surabaya, Vaksinator AAL Suntikan 203 Vaksin Dosis Kedua

admin