Kabaratta.com
Nasional

Ex Kades Grujugan Kidul Bantah Programnya Tanpa Musdes : Saya Pakai Uang Pribadi Bangun Kantor Desa.

Ex Kades Grujugan Kidul Bantah Programnya Tanpa Musdes : Saya Pakai Uang Pribadi Bangun Kantor Desa.
Liputan5News Bondowoso – Mantan Kades Grujugan Kidul periode 2015-2021 M. Nawawi memberikan klarifikasi terkait persoalan proses proyek pembangunan kantor Desa dan pagar kantor Desa serta pemekaran 5 Dusun di Desa setempat. Selasa (10/8/2021). 
M. Nawawi mengatakan, pada prosesnya, semua program Desa sudah melewati Musyawarah Desa (Musdes). Termasuk anggaran yang dipakai. 
Menurut dia, Tahun 2016-2017 hasil dari pendapatan asli desa (PADes) digunakan untuk pembangunan pagar kantor desa,  baik pagar samping, sebelah utara dan pagar belakang kantor Desa. 
Kemudian, kata dia, pada Tahun 2018-2019, hasil Tanah Kas Desa (TKD) digunakan untuk pembangunan pagar depan kantor Desa. 
“Semua di Musdeskan kok,” ucapya. 
Adapun soal pembangunan kantor Desa yang baru. Ex Kades Nawawi mengatakan, untuk pembangunan Kantor desa di Tahun 2019 akhir diambil dari ADD sebagian. 
“Bahkan saya pakai uang pribadi sekitar 200 jutaan untuk membangun kantor Desa yang baru itu,” akunya. 
Sedangkan pembangunan pendopo (balai rakyat). Nawawi menegaskan bahwa rencana pembangunannya sudah dianggarkan dari ADD lewat Musdes. 
“Pembangunan pendopo (balai rakyat) kurang lebih 200-an juta. Palaksanaannya sudah mau dimulai yaitu dibuktikan dengan pembongkaran. Karena ada covid sehingga di stop,” jelasnya. 
Karena rencana pembangunan pendopo dibatalkan, maka anggarannya hanya terrealisasi sekitar 11 jutaan yakni biaya pembongkaran. 
“Anggarannya saya kembalikan ke rekening Desa,” katanya. 
Nawawi juga menegaskan terkait pemekaran Dusun sekitar Tahun 2015 lalu, pihaknya sudah mengantongi rekomendasi dari BPD dan Camat Grujugan. 
“Ada berita acara dan proposalnya semua, dan gaji ke 5 kasun diambil dari ADD maeski tak terdaftar di PTAPD,” jelasnya. 
Sebelumnya, Mantan ketua BPD Grujugan Kidul membantah jika  proyek balai Desa grujugan Kidul hingga pemekaran Dusun di desa setempat di Musdeskan
“Seingat saya tidak ada Musdes,” katanya. 
Disis lain, mantan Camat Grujugan Subhan juga tidak mengakui keberadaan 5 Dusun tersebut. 
“Yang terdaftar secara administrasi hanya 6 Dusun,” ungkapnya. 
Sekedar diketahui. Desa Grujugan kidul awalnya memiliki 6 Dusun, Pada Tahun 2015 mantan Kades Nawawi melakukan pemekaran 5 Dusun, jadi total ada 11 Dusun di Desa Grujugan Kidul.(tim)

Related posts

Sekilas Tentang Ketua DPD KAI Sulawesi-Selatan, Adv. Muh. Israq Mahmud

admin

Proyek Gedung Kecamatan Lumbang – Pasuruan Senilai 2M, Dipersoalkan Pegiat Pemerintahan

admin

Kapolres Lumajang Dampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya cek Lokasi Kunjungan Wapres RI

admin