Kabaratta.com
Nasional

Ketua DPD-LAPPAN Maros: SMP 6 Moncongloe Perlu Pengawasan Dari Aparat Penegak Hukum Terkait DAK Kementrian

Foto : Istimewa

Kabaratta.com MAROS, Dana alokasi khusus (DAK) yang digelontorkan Kementrian Keuangan untuk menunjang pendidikan di kabupaten Maros, khususnya pembangunan Sarana dan Prasarana (Sarpras) di SMP 6 Moncongloe diantaranya pembangunan rehap ruang kelas, rehap perpusatakaan, rehap kantor, rehap laboratorium IPA dan bangunan baru laboratorium Komputer disoal. Pasalnya dana miliran rupiah dengan sumber dana DAK tahun 2020 yang langsung diterangsper ke rekening sekolah dan dikerjakan langsung oknum kepala sekolah Supratman diduga perkerjaannya asal asalan.

Ketua LSM Dewan Presidium Daerah Lembaga Pemantau Penyalahgunaan Anggaran (DPD-LAPPAN) pada wartawan mengatakan, proyek pembangunan sarana dan prasarana gedung SMP 6 Moncongloe perlu ada pengawas dari aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan dan Kepolisian. Dana miliaran rupiah untuk empat jenis bangunan rehab perlu disikapi secara serius.

“Empat jenis bangunan yang direhab itu hanya mengganti atap, tegel, plafon, menutup dinding yang bocor dan merubah warnah catnya yang diperkirakan hanya menghabiskan dana sekitar 200 juta dari empat jenis bangunan itu.”Kondisi empat jenis gedung yang direhab di SMP 6 Moncongloe hanya kerusakan biasa pada bagian plafon dan atap ditaksir menghabiskan anggaran 200 juta sementara anggaran DAK yang diterima lebih satu miliar,” jelas Iswadhy.

Dijelaskan Iswadhy, “Banyaknya keganjalan pembangunan pada proyek DAK di SMP 6 Moncongloe tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kami meminta instansi penegak Hukum untuk mengusut pembangunan rehab Perpustakaan, laboratorium, kantor dan ruang kelas yang pembangunanya bersumber dari uang negara, dan kami akan membuatkan laporan resminya dalam waktu dekat ini, karena informasi yang beredar.
Ketua Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) yaitu Kepala Sekolah Supratman diduga hanya sendiri yang mengelolahnya. Semestinya kan harus melibatkan masyarakat, komite sekolah untuk menjamin transparansi penggunaan anggaran,”Aparat penegag hukum diminta mengusut tuntas proyek rehab pembangunan sarana dan prasarana di SMP 6 Moncongloe.” Tegas Iswadhy.

Ditambahkan Iswadhy, “Bantuan DAK untuk rehap yang ada di Disdik Maros mencapai angka puluhan miliar untuk tahun 2020 yang sudah . Bahkan ada dua sekolah di Maros mendapat bantuan lebih satu miliar untuk pembangunan rehab ruang kelas seperti SMP 13 Lau juga hampir serupah dengan SMP 6 Moncongloe. Kedua sekolah yang mendapatkan bantuan DAK dalam jumlah yang besar perlu aparat penegak hukum mengusut tuntas untuk menyelematkan uang negara. “Aparat penegak hukum kejaksaan atau kepolisian diminta untuk mengusut tuntas agar para kepala sekolah dapat bekerja dengan baik tidak mengejar keuntungan,” tutup Iswadhy.

Kepala sekolah SMP 6 Moncongloe Supratman mengatakan, anggaran DAK 2020 senilai Rp 1,1 M untuk empat jenis pekerjaaan diantaranya rehap Perpustakaan, rehab Kantor, rehab laboratorium IPA dan pembangunan baru ruang komputer.” Proyek rehab dan bangunan baru ini sementara dalam proses penyelesaianya.”Ujar Supratman.

( Noer Fajriansyah )

Related posts

L-KONTAK Mendesak Kejari Luwu Tuntaskan Dugaan Mark Up Anggaran Empat Desa Dikabupaten Luwu.

[email protected] useradmin

Siswa TNI AL Diktukpa Angkatan LI dan Diktupakat TA 2021 Korps Teknik Dapatkan Pembekalan Kadismatal

admin

(Update) 6 Orang Meninggal Dunia Diterjang Banjir dan Longsor di Manado

adminredaksi