Kabaratta.com
Nasional

Target 15 Ribu Pelajar, BIN Lakukan Vaksinasi Massal di Bantaeng

 

Kabaratta.com, BANTAENG – Vaksinasi massal kali ini dilakukan di Kabupaten Bantaeng oleh Badan Intelijen Negara (BIN) pada Kamis (16/9/2021).

Kegiatan vaksinasi massal untuk pelajar tersebut digelar di empat titik, salah satunya di Pondok Pesantren DDI Matoanging.

Kabinda Sulsel, Brigjen Dwi Suryatmojo mengatakan, BIN terjun langsung ke daerah agar semua vaksinasi merata di masyarakat.

“Kita mamilih Bantaeng sebagai kegitan vaksinasi karena mau keluar dari ibu kota provinsi, sehingga pelaksanaan vaksinasi bisa merata diseluruh provinsi,” kata Dwi Suryatmojo.

Dirinya melanjutkan bahwa saat ini banyak informasi hoax tentang vaksin yang beredar sehingga membuat takut masyarakat.

Maka dari itu, BIN turun ke daerah untuk menangkal informasi hoax terkait vaksin sejak bulan Agustus 2021 lalu.

“Kita akan melaksanakan vaksinasi ini selama bulan Desember, daerah yang banyak kendalanya maka kita akan masuk disitu,” jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi massal di daerah digelar tiga kali dalam sepekan dengan target 15 ribu yang divaksin.

“Targetnya dalam satu minggu ada tiga hari, setiap harinya 5 ribu jadi dalam waktu satu Minggu itu ada 15 ribu,” tuturnya.

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin berharap bahwa kegiatan vaksinasi itu bisa memotivasi lembaga pendidikan dalam proses belajar tatap muka yang saat ini sudah berjalan agar bisa efektif.

“Tentu hormat dan terima kasih kepada BIN yang telah menjadi bagian dari pelaksanaan kita di Kabupaten Bantaeng. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bantaeng,” ucapnya.

Selain di DDI Mattoanging ada tiga pesantren lainnya yang hari ini serentak menggelar vaksinasi. Gabungan dari empat lokasi itu, diharakan bisa menyelesaikan terget vaksinasi sebanyak 3000 orang. 

“Ada empat pesantren yang kita combine dengan pelaksanaan vaksinasi door to door yang dilaksanakan 14 Puskesmasnya di Kabuapten Bantaeng. Sehingga capaian 3000 itu dapat kita capai pada hari ini,” imbuhnya.

Laporan: Andi Fatimah

Related posts

Polda Jatim Bongkar Penjualan Tabung Oksigen Palsu di Surabaya

admin

Begini Cerita Revisi UU ITE Era Jokowi, Kenapa Pasal Karet Masih Ada?

adminredaksi

Vaksinasi di Bontoa Mencapai 1000 Orang dari Tiga dusun Dipa’jukukang

[email protected] useradmin