Kabaratta.com
Nasional

Tersinggung Perkataan Ortu Soal Istrinya, Suami Nekat Bunuh Diri

kabaratta.com – Peristiwa gantung diri kembali mengejutkan warga. Kali ini terjadi di Banjar Pengajaran Kaler, Desa Berangbang, Jumat (15/1/2021) dini hari.

Saat itu salah seorang warga, Ni Kadek Ayu Sugiartini, 22, menemukan I Putu Ardi Diantara, 23, yang tak lain suaminya sendiri, tergantung di pohon ceroring di dekat rumahnya.

Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita seizin Kapolres Jembrana membenarkan kejadian tersebut. Dari keterangan istri korban selaku saksi, diketahui jika sesaat sebelum korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Kamis (14/1) 20.00 Wita, Ia mendengar korban bersama orang tuanya tengah ngobrol di ruang tamu.

Sementara saksi berada di dalam kamar bersama dengan anaknya. Kemudian ketika suaminya selesai dan masuk ke kamar, ia kemudian bertanya kepada korban terkait hal yang korban bicarakan dengan orangutanya. Namun, suaminya janji akan memberitau besok. Meski tidak mendapat jawaban, saksi selanjutnya berbicara kepada korban agar korban mendengarkan kata orang tua.

Selanjutnya, masih menurut keterangan istri korban, sekira pukul. 22.00 Wita korban permisi mandi ke kamar mandi yang berada di sebelah barat rumah.

Kemudian pukul 23.30 Wita, istri korban mencari korban keluar dan melihat korban sudah tergantung di pohon ceroring di sebelah barat kamar mandi menggunakan tali plastik biru. “Istrinya kemudian meminta pertolongan mertuanya dan warga untuk menurunkan korban,” ujarnya.

Sementara dari keterangan Ni Putu Suciani (ibu korban) selaku saksi lain, membenarkan jika sebelumnya ia sempat berbicara dengan korban terkait sakit yang diderita istri korban. Istri korban diketahui mengidap penyakit sejak dua tahun terakhir dan sudah rutin mendapatkan pengobatan ke RSUD Negara. “Kuat dugaan korban merasa tersinggung atas perkataan orang tuanya terkait penyakit yang diderita istri korban,” imbuhnya.

Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan luar perugas dari Puskesmas I Negara, dr I Gd Made Biomantara Rama Shanti, ditemukan bekas jeratan pada leher korban, tidak ditemukan cairan keluar dari kemaluan, tidak ditemukan kotoran dari dubur, lebam 28 cm di punggung dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Korban tergantung di dahan pohon setinggi 240 cm dari permukaan tanah menggunakan tali nylon warna biru. Pihak keluarga korban sudah mengiklaskan kepergian korban,” pungkasnya. 

Related posts

Seorang Bos Travel Umrah di Makassar Ditangkap, Diduga Terlibat Penipuan Rp 1,8 Miliar

adminredaksi

Cegah Penyebaran Covid-19, Polisi Sidoarjo Gelar Operasi Patuh Semeru

admin

Bukti Cinta Sehidup Semati di Toraja, Sepasang Kekasih Bunuh Diri

adminredaksi